Melangkah masuk ke lobi ballroom Hotel Aryaduta Palembang, tadi malam, sedikit berbeda. Mulai dari penyambut tamu mengenakan Congsam, busana khas Tionghoa. Belum lagi pernak-pernik dan desain ruangan dibuat full bernuansa Tionghoa. Warna merah mendominasi grand ballroom tersebut.
Terlihat beberapa tulisan Tionghoa dan ornamen lain menempatkan seluruh tamu undangan serasa berada di salah satu kota di daratan Tiongkok. Sejak pukul 18.00 WIB, silih berganti tamu undangan. Terlihat Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabarudin Ginting dan jajaran. Juga ada mantan Dirreskrim Polda Sumsel, Kombes Pol Pakpahan, jajaran TNI Angkatan Laut, Samsat, anggota DPRD Sumsel, Kobar Kotot, jajaran PSMTI pusat, PSMTI Sumsel, PSMTI Kota Palembang dan jajaran.
Sekitar 80 persen tamu undangan yang hadir adalah rekan bisnis keluarga besar Gow Bak Cua dan para pengusaha metropolis. Juga dari perbankan seperti jajaran Bank Mandiri, BRI, BNI, Panin Bank, dan BCA. Kemudian Adpel dan jajaran, Trakindo dan berbagai instansi terkait juga pimpinan dan pegawai Exspress Bahari, perusahaan pelayaran yang kini dipimpin Kurmin Halim.
Hadir pelawak Empat Sekawan. Mereka H Komar (anggota DPR-RI), Derry, Eman, dan Ginanjar. Lalu ada rekan mereka sesama pelawak, Ali Nurdin dan Eko DY. Menggunakan dua bahasa Indonesia dan Tionghoa, acara dipandu duet master of ceremony (MC), Choky Sitohang dan Falentina Cotton, Cici Jakarta 2011.
Sekitar seribu undangan duduk mengelilingi sekitar 96 meja bundar dapat menyaksikan jalannya acaranya dari empat layar lebar yang dipasang pada empat titik dalam grand ballroom tersebut. Dibuka dengan tarian Dewi Seribu Tangan, mengiringi irama lagu Hau Siang Hau Siang.
Dilanjutkan dengan kemunculan Gow Bak Cua dan istrinya, kemudian foto sekeluarga besar. Kurmin Halim, yang ketua PSMTI Sumsel, mewakili keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir, tadi malam. "Kami sangat berbahagia karena ayahanda kami hari ini (kemarin) berulang tahun ke-80. Kehadiran semua menjadi kehormatan bagi kami sekeluarga besar."
Di usia ke-80, Gow Bak Cua yang menikah dengan istrinya, Madiana tahun 1955 dikaruniai enam anak; Buniwari Halim, Hermanto Halim, Kalim Halim, Sukardi Halim, Kurmin Halim dan Hendri Halim; serta 19 cucu. Meski begitu, ia masih terlihat bugar. Hal ini tampak dari tampilan video dimana Gow Bak Cua masih bisa melakukan angkat beban, bermain basket dan bola kaki bersama keluarga besarnya. Juga aktivitas jogging dan lari kecil bersama sang istri, maupun hobinya mengendarai mobil.
"Sebagai hadiah untuk ayah kami, kita berikan Mercy ML 350. Harganya sekitar Rp1,3 miliar. Mobil yang ada sudah lama dibelinya. Beliau tidak minta, tapi ini kita berikan agar beliau bahagia dan happy serta selalu sehat," tutur Kurmin. Selain itu, Kurmin mengaku punya program untuk orangtuanya. Tiap bulan, mengadakan tur ke luar negeri untuk kedua orangtuanya. "Dalam satu tahun, sudah 100 negara yang orangtua saya kunjungi," cetusnya.
Setiap tiga bulan, sebelum berangkat tur, Kurmin selalu mengingatkan kepada kedua orangtuanya untuk bisa menjaga kesehatan.
Iringan acara makam malam dimulai dengan tampilnya atraksi dua barongsai. Mengiring di belakang barongsai, puluhan waitresss Hotel Aryaduta Palembang yang membawa menu pertama untuk dihidangkan kepada seluruh tamu undangan.
Hidangan pertama yang disajikan cukup unik. Ada lampu yang menerangi hidangan dalam piring itu, plus hiasan angka 80. Pola hidangan ala ciatok pun tersaji silih berganti hingga enam menu. Acara semakin meriah dengan tampilnya, Caroline Gunawan atau biasanya dipanggil Alena. "Selamat malam semua. Saya ucapkan selamat kepada kakek, bapak sekaligus orangtua kami, Gow Bak Cua yang berulang tahun hari ini," ungkap wanita bernama asli, Wu Hui Li itu.
Penampilan atraktifnya dengan kurang lebih delapan lagu dominan Mandarin mampu memukau tamu undangan. Yakni Lavender, Ye Liang Tai Piau Wo Te Sin, Conga, Love, Blue Suede Shoes, Ai Pia Acia Eya, Shanghai Tan, dan Wo Yi Cia Niuji Xiau.
Dia turun dari panggung, mendatangi tamu sambil membagikan-bagikan bingkisan. Cucu Gow Bak Cua, anak dari Sukardi Halim bernama Serena Onasis mempersembahkan lagu berjudul I Will Always Love U untuk sang kakek. Setelah itu, Pelawak Empat Sekawan yang tampil. "Semoga Pak Gow Bak Cua, orangtua kami beserta ibu dan keluarga besar diberikan umur panjang dan kesehatan, rezeki berlimpah dan semua kebaikan dari Tuhan," ungkap para pelawak kondang itu.
H Komar, pelawak yang juga anggota DPR-RI sebelum acara dimulai sempat dibincangi koran ini. Ia mengatakan Gow Bak Cua sudah seperti orangtuanya sendiri. "Sejak muda saya sudah mengenal keluarga Pak Gow, termasuk Pak Sukardi, Pak Kurmin dan lainnya," tuturnya.
Choky Sitohang, yang sempat dibincangi koran ini usai acara mengatakan, acara perayaan ulang tahun orangtua Kurmin Halim tadi malam sangat meriah. "Ini momen membahagiakan orang tua yang telah mengantarkan anak-anaknya menjadi sukses. Semua beliau sehat selalu," ungkapnya.
Di sesi terakhir pengundian door prize, Gow Bak Cua berkesempatan menarik kupon untuk hadiah utama, iPad 2. Dengan suara cukup jelas dan kuat, ia bahkan membacakan sendiri nomor undian yang terambil tangannya. Selain itu, ada laptop, iPhone dan beragam hadiah menarik lainnya.
"Saya merasa senang. Untuk sehat, jaga pola makan dan olahraga tiap hari," katanya. Ditambahkan istrinya, Madiana, selama mendampingi suaminya ia tidak menemukan masalah berarti. "Kami berusaha saling bersama dan saling berbagi, baik suka maupun duka," tukasnya.(*/ce1)


sumber http://sumeks.co.id/index.php?option...=61:slide-news

gila mantap nich bos besar palembang:iloveindonesias

amatuhar 09 Apr, 2012