[imagetag]

Selain kesiapan fisik, mengawal aksi demonstrasi harus dibekali mental yang kuat. Hal itulah yang dirasakan Bripka Irtan Septriani. Meski dijahili, Irtan tetap santai dan tersenyum.

Aksi penolakan BBM yang dilakukan mahasiswa dan buruh di Gedung Sate, Bandung, hari ini Jumat (30/3), menjadi aksi yang kesekian kalinya. Polrestabes Bandung mengerahkan ratusan anggotanya untuk mengawal gedung tempat Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berkantor itu.

Dari aksi teatrikal hingga kemudian memanas seperti pemblokiran jalan dan pembakaran ban, semua harus dihadapi. Saat aksi mulai memanas, salah satu cara meredamnya dengan mengerahkan polwan cantik.

Sebagai salah satu polwan yang bertugas di Polisi Pariwisata Polrestabes Bandung, Bripka Irtan kebagian mendapat tugas mengawal aksi demonstrasi. "Ini bagian dari pekerjaan. Dan itu risiko, tapi dibawa santai saja," ujarnya ketika ditanya apakah sering dijahili demonstran.

Ketika mendapat perlakuan yang jahil, Irtan pun memilih tersenyum tapi tetap bersikap tegas.

Wanita manis dengan rambut sebahu ini pun berharap agar demonstran tetap melakukan aksi dengan damai. "Sampaikan aspirasi boleh tapi jangan anarkis," pesannya.

SUMBER

maroonn 31 Mar, 2012